Strategi Iklan Marketplace saat Campaign 9.9, 10.10, dan Harbolnas
Periode campaign marketplace selalu jadi momen yang ditunggu oleh pelaku e-commerce. Saat tanggal kembar dan Harbolnas berlangsung, jutaan konsumen aktif mencari produk, membandingkan harga, hingga berburu promo terbaik di berbagai marketplace.
Bagi brand, kondisi ini menciptakan peluang besar untuk meningkatkan penjualan dalam waktu singkat. Tidak sedikit bisnis yang mampu menghasilkan omzet beberapa kali lipat dibanding hari biasa berkat strategi marketplace advertising yang tepat.
Namun, peningkatan traffic tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan profit. Banyak seller justru mengalami biaya iklan yang membengkak karena persaingan bidding semakin agresif. Akibatnya, penjualan memang meningkat, tetapi margin keuntungan menjadi jauh lebih tipis.
Karena itu, menjalankan marketplace ads saat campaign besar membutuhkan strategi yang berbeda dibandingkan periode normal.
Mengapa Campaign Marketplace Menjadi Momentum Penting bagi Brand?
Campaign besar seperti 9.9, 10.10, 11.11, dan Harbolnas bukan sekadar agenda promosi rutin marketplace. Periode ini merupakan ketika perilaku belanja konsumen mengalami perubahan yang signifikan.
Konsumen yang sebelumnya hanya melakukan browsing biasanya mulai memiliki niat beli yang lebih tinggi karena adanya dorongan promo, voucher, cashback, hingga gratis ongkir.
1. Traffic dan Intent Pembelian Meningkat Bersamaan
Pada hari biasa, banyak pengunjung marketplace masih berada pada tahap mencari informasi atau membandingkan produk. Sebaliknya, saat campaign berlangsung, sebagian besar pengunjung datang dengan tujuan yang lebih jelas, yaitu berbelanja.
Inilah alasan mengapa conversion rate pada periode campaign sering kali lebih tinggi dibandingkan hari normal. Audiens yang datang bukan hanya ingin melihat produk, tetapi juga sudah siap melakukan checkout apabila menemukan penawaran yang menarik.
2. Peluang Mendapatkan Pelanggan Baru Lebih Besar
Selain meningkatkan penjualan, campaign marketplace juga menjadi kesempatan untuk memperluas basis pelanggan. Ketika sebuah produk berhasil mendapatkan exposure yang tinggi melalui iklan dan promo, peluang untuk mendapat pelanggan baru akan meningkat.
Jika pengalaman belanja mereka memuaskan, pelanggan tersebut berpotensi melakukan pembelian ulang di masa depan tanpa harus mengeluarkan biaya akuisisi yang sama besar.
Persiapan Sebelum Menjalankan Marketplace Ads
Kesalahan yang sering terjadi adalah meningkatkan budget iklan secara besar-besaran tanpa melakukan persiapan yang memadai. Padahal, performa iklan marketplace sangat dipengaruhi oleh kualitas halaman produk dan kesiapan operasional bisnis.
1. Optimalkan Halaman Produk Terlebih Dahulu
Sebelum meningkatkan budget ads, pastikan halaman produk sudah siap menerima lonjakan traffic. Foto produk harus mampu menarik perhatian pengguna saat mereka melakukan pencarian.
Selain itu, judul produk perlu menggunakan keyword yang relevan agar lebih mudah ditemukan di hasil pencarian marketplace. Deskripsi produk juga tidak boleh diabaikan. Informasi lengkap membantu mengurangi keraguan calon pembeli dan meningkatkan peluang conversion.
2. Pastikan Stok dan Operasional Siap
Salah satu masalah yang sering muncul saat campaign besar adalah stok yang habis terlalu cepat. Jika produk yang sedang diiklankan kehabisan stok di tengah campaign, potensi penjualan yang seharusnya bisa didapatkan akan hilang begitu saja.
Selain itu, kapasitas operasional juga perlu dipersiapkan agar proses pengemasan dan pengiriman tetap berjalan lancar meskipun jumlah order meningkat drastis.
Tentukan Produk Prioritas
Tidak semua produk perlu mendapatkan porsi budget yang sama. Fokuskan investasi iklan pada produk yang memiliki performa terbaik berdasarkan data historis. Produk dengan conversion rate tinggi dan margin yang sehat biasanya memberikan peluang ROAS yang lebih baik dibandingkan produk yang belum terbukti performanya.
Strategi Marketplace Ads saat Campaign Besar
Setelah persiapan selesai, langkah berikutnya adalah mengatur strategi advertising agar budget yang dikeluarkan dapat menghasilkan dampak maksimal.
1. Fokus pada Produk dengan Potensi Scale yang Tinggi
Banyak brand melakukan kesalahan dengan membagi budget ke terlalu banyak produk sekaligus. Pendekatan yang lebih efektif adalah mengidentifikasi beberapa produk unggulan yang memiliki peluang penjualan terbesar.
Biasanya produk best seller, produk viral, atau produk bundling menjadi kandidat terbaik untuk mendapatkan porsi budget yang lebih besar. Strategi ini membantu marketplace algorithm mengumpulkan data lebih cepat sehingga performa iklan dapat meningkat secara signifikan.
2. Gunakan Keyword dengan Intent Tinggi
Keyword marketplace memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas traffic yang masuk. Daripada menggunakan kata kunci yang terlalu umum, fokuslah pada keyword yang menunjukkan niat membeli yang lebih jelas.
Sebagai contoh, keyword seperti “sepatu wanita promo 10.10” atau “skincare viral diskon Harbolnas” biasanya memiliki peluang conversion yang lebih tinggi dibanding keyword yang terlalu broad.
3. Maksimalkan Promo untuk Meningkatkan CTR
Saat campaign berlangsung, konsumen sangat sensitif terhadap penawaran. Karena itu, kombinasi antara marketplace ads dan promo sering kali menghasilkan performa yang lebih baik dibanding hanya mengandalkan iklan.
Voucher toko, cashback tambahan, diskon terbatas, atau flash sale dapat meningkatkan click-through rate sekaligus mendorong audiens untuk segera melakukan checkout.
Meningkatkan Conversion Selama Campaign
Mendapatkan traffic tinggi hanyalah langkah awal. Tantangan berikutnya adalah mengubah traffic tersebut menjadi transaksi.
- Perkuat Visual dan Thumbnail Produk. Di marketplace, keputusan klik sering kali dibuat hanya dalam hitungan detik. Visual produk yang profesional, jelas, dan menonjolkan promo akan memiliki peluang lebih besar untuk menarik perhatian dibandingkan kompetitor yang menggunakan foto standar.
- Optimalkan Copywriting Produk. Copywriting bukan hanya untuk website atau landing page. Di marketplace, aspek ini juga berperan besar dalam meningkatkan conversion. Gunakan headline yang menonjolkan manfaat produk, keunggulan utama, atau elemen urgensi yang relevan dengan campaign.
- Manfaatkan Retargeting. Tidak semua pengunjung akan langsung membeli saat kunjungan pertama. Karena itu, retargeting jadi strategi penting untuk menjangkau kembali pengguna yang pernah melihat produk, menambah produk ke keranjang, atau hampir menyelesaikan checkout.
Saat Traffic Sedang Tinggi, Pastikan Setiap Klik Memberi Nilai
Campaign 9.9, 10.10, 11.11, dan Harbolnas memang membuka peluang pertumbuhan yang sangat besar. Namun, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh besarnya diskon atau budget iklan yang dikeluarkan.
Jika kamu ingin memaksimalkan performa marketplace ads sekaligus menjaga profit tetap sehat selama campaign besar berlangsung, Agile Advertising siap membantu. Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut atau berdiskusi langsung tentang kebutuhan bisnis kamu.