Hello! Your Own Custom Plan Here!

Strategi Iklan Marketplace (Shopee & Tokopedia) untuk Elektronik Rumah Tangga

@puripanganadmin | 11 Aug 2026 | Categories: Home Appliances
Strategi Iklan Marketplace (Shopee & Tokopedia) untuk Elektronik Rumah Tangga

Persaingan di kategori elektronik rumah tangga semakin ketat. Ketika seseorang mencari “air fryer”, “vacuum cleaner”, atau “rice cooker”, mereka akan menemukan ratusan produk dengan harga yang hampir sama. Dalam kondisi seperti ini, mengandalkan harga murah saja tidak lagi cukup.

Banyak seller kemudian mencoba memasang iklan marketplace dengan harapan penjualan langsung meningkat. Sayangnya, hasilnya sering kali jauh dari ekspektasi. Budget iklan terus terpakai, tetapi jumlah pesanan tidak bertambah secara signifikan.

Masalahnya bukan karena fitur iklan Shopee atau Tokopedia tidak efektif. Justru, keduanya memiliki sistem periklanan yang mampu menjangkau calon pembeli dengan niat membeli yang tinggi. Tantangannya adalah bagaimana menyusun strategi yang tepat agar iklan tidak hanya menghasilkan klik, tetapi juga transaksi.

Kalau kamu sedang menjual produk elektronik rumah tangga, berikut strategi yang dapat membantu campaign bekerja lebih optimal.

Jangan Mengiklankan Semua Produk Sekaligus

Kesalahan yang paling sering dilakukan seller adalah menjalankan iklan untuk seluruh katalog produk secara bersamaan.

Sekilas terlihat masuk akal karena semakin banyak produk yang diiklankan, semakin besar peluang mendapatkan penjualan. Namun dalam praktiknya, strategi ini justru membuat anggaran cepat habis tanpa arah yang jelas.

Sebelum membuat campaign, tentukan terlebih dahulu produk mana yang memiliki peluang terbesar untuk menarik perhatian calon pembeli atau hero product. Mudahnya, hero product adalah produk yang menjadi “wajah” toko. Biasanya memiliki karakteristik seperti:

  • paling sering terjual,
  • rating tinggi,
  • ulasan pelanggan yang banyak,
  • stok stabil,
  • harga kompetitif,
  • margin keuntungan yang sehat.

Produk inilah yang sebaiknya jadi fokus utama campaign karena lebih mudah mendapat klik maupun konversi. Setelah pelanggan masuk ke toko, kamu baru bisa menawarkan produk lain melalui rekomendasi atau bundling.

Sesuaikan Jenis Campaign dengan Perilaku Pembeli

Pembeli elektronik memiliki proses pengambilan keputusan yang berbeda dibandingkan kategori fashion atau FMCG. Mereka lebih cenderung membandingkan beberapa produk sebelum memutuskan membeli. Karena itu, campaign yang kamu buat sebaiknya mengikuti perjalanan tersebut.

Untuk produk yang sudah memiliki volume pencarian tinggi, manfaatkan iklan pencarian marketplace. Misalnya:

  • dispenser galon bawah,
  • air fryer digital,
  • blender portable,
  • vacuum cleaner tanpa kabel,
  • kipas angin berdiri.

Pada tahap ini, calon pembeli memang sedang mencari produk tersebut sehingga peluang konversinya lebih tinggi.

Jika produk masih baru atau belum memiliki banyak pencarian, gunakan placement yang mampu meningkatkan awareness. Dengan begitu, produk mulai dikenal sebelum akhirnya dicari secara langsung oleh calon pelanggan.

Optimalkan Halaman Produk Sebelum Menambah Budget

Iklan hanya bertugas membawa pengunjung ke halaman produk. Keputusan membeli terjadi setelah mereka membaca informasi yang tersedia. Karena itu, jangan buru-buru menaikkan budget jika halaman produk belum benar-benar siap.

Pastikan visual produk tetap informatif. Foto produk sebaiknya tidak hanya menampilkan produk dari satu sisi. Lengkapi dengan:

  • tampilan dari berbagai sudut,
  • ukuran produk,
  • detail fitur,
  • isi dalam kemasan,
  • ilustrasi penggunaan di rumah,
  • perbandingan ukuran dengan benda lain.

Visual yang informatif membantu calon pembeli mengambil keputusan lebih cepat. Jangan lupa, tulis deskripsi yang mampu menjawab pertanyaan pembeli, bukan hanya spesifikasi teknis. Contohnya:

Daripada menulis: Daya 800 Watt.

Lebih baik jelaskan: Konsumsi daya yang efisien sehingga cocok digunakan setiap hari tanpa membuat tagihan listrik meningkat drastis.

Pendekatan seperti ini lebih mudah dipahami oleh calon pembeli.

Maksimalkan Momentum dengan Bundling Produk

Elektronik rumah tangga memiliki produk pelengkap yang dapat dijual bersamaan. Tapi, banyak seller masih mengiklankan setiap produk secara terpisah. Padahal, bundling mampu meningkatkan nilai transaksi dan membuat penawaran terlihat lebih menarik. Beberapa ide bundling yang bisa kamu coba, yaitu: 

Air Fryer

  • Air fryer + baking paper.
  • Air fryer + spray oil bottle.

Vacuum Cleaner

  • Vacuum cleaner + filter cadangan.
  • Vacuum cleaner + storage bag.

Rice Cooker

  • Rice cooker + spatula premium.
  • Rice cooker + wadah penyimpanan beras.

Selain meningkatkan Average Order Value (AOV), bundling juga membuat toko terlihat memiliki solusi yang lebih lengkap.

Manfaatkan Data untuk Menentukan Produk yang Layak Iklan

Salah satu keunggulan marketplace adalah tersedianya data performa yang cukup lengkap. Jangan membuat keputusan berdasarkan asumsi. Gunakan data sebagai dasar evaluasi campaign. Perhatikan indikator seperti:

  • jumlah impresi,
  • Click Through Rate (CTR),
  • Conversion Rate,
  • biaya per pesanan,
  • Return on Ad Spend (ROAS),
  • produk yang paling sering diklik,
  • produk dengan rasio checkout tertinggi.

Dari data tersebut, kamu dapat mengetahui apakah masalah terdapat pada materi iklan, harga, halaman produk, atau justru kualitas traffic yang masuk.

Jangan Abaikan Ulasan Pelanggan

Dalam kategori elektronik rumah tangga, review memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keputusan pembelian. Bahkan, tidak sedikit calon pelanggan langsung membuka bagian ulasan sebelum membaca deskripsi produk. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

  • tampilkan foto pelanggan pada materi iklan,
  • gunakan kutipan review sebagai headline visual,
  • soroti rating produk,
  • tampilkan video unboxing atau penggunaan produk.

Semakin banyak bukti sosial yang dimiliki, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan calon pembeli.

Bangun Strategi, Bukan Sekadar Campaign

Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah memperlakukan setiap campaign sebagai aktivitas yang berdiri sendiri. Padahal, campaign terbaik selalu saling mendukung.

Sebagai contoh:

  • Campaign pertama menarik pengunjung ke toko.
  • Campaign kedua mendorong pembelian produk unggulan.
  • Campaign ketiga menawarkan bundling atau produk pelengkap.
  • Campaign berikutnya mengaktifkan kembali pelanggan lama melalui promo khusus.

Dengan pendekatan seperti ini, anggaran iklan tidak hanya menghasilkan penjualan sesaat, tetapi juga membantu membangun pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan.

Iklan Marketplace yang Efektif Dimulai dari Strategi yang Tepat

Di kategori elektronik rumah tangga, memenangkan persaingan bukan berarti selalu memiliki harga paling murah. Yang lebih penting adalah mampu menampilkan produk yang tepat kepada calon pembeli yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan pengalaman belanja yang meyakinkan.

Itulah mengapa campaign yang berhasil selalu dibangun dari kombinasi strategi produk, optimasi halaman toko, pemanfaatan data, dan pengelolaan iklan yang konsisten. Kalau saat ini iklan Shopee atau Tokopedia kamu sudah berjalan tetapi hasilnya belum sesuai harapan, mungkin yang perlu diubah bukan anggarannya, melainkan strateginya. 

Agile Advertising siap membantu merancang campaign lebih efektif. Chat tim kami untuk berdiskusi lebih lanjut, karena campaign yang baik bukan hanya mendatangkan traffic ke toko, tetapi juga mengubah pengunjung menjadi pelanggan yang kembali berbelanja.